Cara Mengganti Air Radiator Mobil - Dokter Mobil
 
Posted by admin AC

Cara Mengganti Air Radiator Mobil

Sistem pendingin atau radiator pada mesin mobil anda merupakan salah satu bagian yang memiliki peran sangat penting. Radiator berfungsi sebagai pengontrol suhu pada mesin mobil saat mobil digunakan. Jika radiator sebuah mobil bermasalah, maka akan terjadi kondisi dimana mesin memiliki suhu yang terlalu tinggi (overheating) dan akan menyebabkan ganguan pada mesin mobil tersebut.

air-radiator-yang-baik

Oleh karena itu,perawatan harus dilakukan agar radiator selalu dalam kondisi maksimal. Bukan hanya sekedar perawatan, namun perawatan yang tepat wajib dilakukan. Jika anda salah dalam merawat radiator anda, maka ada kemungkinan radiator tersebut akan rusak. oleh karena itu, ada baiknya jika anda belajar mengenai radiator mobil serta cara merawatnya dengan benar.

 

Kesalahan yang paling umum dilakukan oleh para pengguna mobil adalah ketika menguras, mengisi maupun menambahkan air radiator. Biasanya hal yang serng dilewatkan adalah membuang angina melalui katup dengan membuka baut angina yang berada di dekat silinder head.

Karena kesalahan tersebut, maka akhirnya radiator tidak tertutup sempurna dan dapat menimbulkan overheating pada mesin mobil. Kali ini Dokter Mobil akan berbagi sedikit pengetahuan tentang bagaimana cara mengganti air radiator mobil, serta berapa suhu yang ideal. Berikut ini ada beberapa langkah yang harus anda lakukan dalam mengganti air radiator mobil anda :

  1. Pertama – tama anda harus membuka baut saluran pembuangan radiator yang terletak di bagian bawah radiator. Tunggulah sampai air radiator sepenuhnya terbuang.
  2. Tutup kembali baut pada saluran buang radiator lalu bukalah baut pembuangan angin. Setelah itu isikan air radiator sampai air tersebut keluar melalui baut salurang pembuangan angin yang tadi telah dibuka.
  3. Tutup baut buang angin dan biarkan tutup radiator terbuka . hidpkan mesin sampai masuk ke dalam temperature suhu ideal dalam keadaan AC mati tentunya. Temperature ideal adalah saat jarum thermometer menunjuk setengah dan kipas radiator mulai berputar.
  4. Lihat kembali volume air radiator. Jika volumenya berkurang maka anda dapat menambahkan air radiator sesuai dengan batas maksimalnya.
  5. Hal selanjutnya yang perlu anda lakukan adalah melihat kondisi tangki cadangan. Jika kondisinya cukup kotor, kuras air radiator lalu diisi kembali dengan air radiator yang baru tentunya sampai batas maksimum. Kencangkan kembali tutup radiator atau reservoir.
  6. Pada saat anda untuk pertama kalinya menggunakan mobil setelah penguraan, cek kembali volume air radiator di tangki cadangan. Jika berkurang maka ada yang tidak beres pada system radiator anda.
  7. Suhu ideal mesin saat dinyalakan adalah 85 – 90 derajat celcius. Jika melebihi suhu normal tersebut maka mesin anda akan mengalami overheating dan merupakan indikasi masalah pada radiator anda.

Itulah tadi beberapa masalah yang mungkin terjadi serta berapa suhu ideal pada mesin mobil anda. Jangan sekali – kali menggunakan air biasa untuk mengisi radiator anda. Menambahkan air biasa untuk mengisi radiator dapat menyebabkan mesin cepat berkarat kecuali memang saat keadaan darurat, namun pastikan setelah itu tetap menggantinya dengan air radiator atau coolant sehingga radiator anda tetap terjaga. Sejatinya merawat mobil, selain mempertahankan performa mobil anda dalam keadaan maksimal juga dapat menambah masa pakai berbagai komponen mobil anda sehingga pengeluaran tidak membengkak. Semoga sedikit ulasan di atas dapat membantu anda dalam menganti air radiator mobil anda serta mengecek radiator anda apakah bermasalah atau tidak.

Dokter Mobil
Boulevard Raya Blok QJ1 No.17
Kelapa Gading – Telp (021) 2245 4429
Phone / WA – Chelsea : 087787133366
Felice : 087787133350
Aurell : 087880884576

Tags: , , , , , ,

About Author

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *